Setelah dilumpuhkan, CH langsung dirawat di IGD RSUD Dr R Soedarsono, Pasuruan. CH terus merintih kesakitan dan memegangi kaki kirinya yang masih mengeluarkan darah segar.
"Dia melawan saat ditangkap. Anggota menangkapnya saat dia akan menjual barang curian," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Iwan Hari Poerwanto, di rumah sakit, Sabtu (26/12/2015).
Aksi penyergapan Satuan Resmob Polres Pasuruan Kota ini dilakukan Sabtu siang di salah satu rumah di Kelurahan Petahunan, Pasuruan. CH ditembak karena mencoba melawan polisi dengan pisau.
"Dalam catatan kami, dia sudah beraksi di tiga TKP," jelas Iwan.
Iwan menduga, pekerjaan sebagai tukang becak hanya kamuflase. Pasalnya, pelaku diketahui merupakan anggota komplotan curanmor yang tidak segan melukai korbannya.
"Dia ini DPO lama," pungkas Iwan.
Polisi terus melakukan pengembangan untuk menangkap anggota komplotan lainnya. Sementara setelah perawatan, CH dibawa ke tahanan mapolres untuk penyidikan lebih lanjut. (fat/fat)











































