Namun dari hasil tes urine tersebut, ternyata hasilnya negatif. "Hasilnya negatif. Dengan begitu, Soim berarti tidak mengkonsumsi Narkoba," kata petugas, Kamis (26/11/2015) sore.
Sementara itu, Soim terlihat seperti orang kebingungan dan ketakutan. Bahkan, dia sempat meminta langsung dipenjara karena takut dibacok warga.
"Ayo wes pak saya dipenjara saja. Saya takut, banyak orang yang mengejar saya dan mau membacok saya," ungkap Soim.
Dia menceritakan, bahwa dari rumah dirinya seorang diri mengendarai mobil APV tersebut. "Saya keluar dari rumah sekitar jam 8 pagi. Rencananya saya mau ke Jember," ungkap Soim.
Namun saat tiba di Jalan Gajah Mada tepatnya di depan Medikal Center – Kaliwates, mobilnya menabrak tukang ojek hingga terluka parah. "Saat itu saya pinginnya berhenti, tapi saya takut karena dikejar-kejar orang dari rumah dan mau membacok saya," ungkap Soim, dengan tatapan mata kosong.
Melihat keterangan Soim ini, petugas menduga bahwa pria itu mengalami halusinasi. "Jadi ada semacam halusinasi seolah-olah Soim ini seperti dikejar orang dan ingin melukainya. Dugaan kita dia insomnia," ungkap AKP Dono Sugiarto, Kasubag Humas Polres Jember.
Namun untuk memastikan itu, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan termasuk memeriksakan kondisi psikologis Soim.
"Memang Soim ini saat ditanya kadang nyambung, tapi kadang gak nyambung. Makanya kita masih mau melakukan pemeriksaan mendalam tentang kondisi psikisnya," tegas Dono.
Untuk proses hukum selanjutnya, lanjut Dono, pihaknya akan menyerahkan kasus ini ke unit Laka Lantas Polres Jember. (fat/fat)











































