Pria ini Culik Bayi Agar Bisa Selingkuh Lagi

Pria ini Culik Bayi Agar Bisa Selingkuh Lagi

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 24 Nov 2015 22:50 WIB
Pria ini Culik Bayi Agar Bisa Selingkuh Lagi
Tersangka peragakan cara menggendong bayi
Surabaya - Beginilah jika seorang pria sudah terlalu jatuh cinta. Meski sang wanita sudah memutuskan tali kasihnya, pria tersebut masih mengejarnya. Cara yang melanggar hukum pun dilakukan agar sang wanita kembali padanya. Ini dialami pria bernama Darussalam.

Darussalam sudah terlalu cinta dengan Nasrikah. Pria 31 tahun itu nekat memadu kasih dengan Nasrikah meski tahu jika perempuan 39 tahun itu sudah mempunyai suami. Saat Nasrikah insaf dan kembali ke suaminya, giliran Darussalam yang meradang.

Usahanya menggaet Nasrikah sudah tak membuahkan hasil. Frustrasi usahanya merebut hati Nasrikah selalu gagal, pria warga Bangkalan ini melakukan usaha terakhirnya. Darussalam menculik anak Nasrikah agar mendapat perhatian kembali.

"Penculikan itu terjadi pada Kamis (22/11/2015) kemarin," kata Kapolsek Tambaksari Kompol Sofwan kepada wartawan, Selasa (24/11/2015).

Kasus ini berawal saat rumah tangga Nasrikah sedang bermasalah sehingga dia berpisah ranjang dengan suaminya. Saat masa pisah ranjang itu, datanglah Darussalam yang mengisi hatinya. Mereka berselingkuh. Perselingkuhan itu sempat terjadi selama setahun sebelum akhirnya suami Nasrikah kembali padanya.

Sejak suaminya kembali, Nasrikah sudah tak mau menemui Darussalam. Darussalam yang diputuskan secara sepihak pun marah. Padahal ia masih cinta dengan Nasrikah. Usaha untuk merayu pun tak ada hasil. Suatu hari, Darussalam mempunyai niat buruk agar mendapat perhatian Nasrikah.

"Tersangka mempunyai niat untuk menculik anak korban," lanjut Sofwan.

Niat itu dilakukan Darussalam dengan mendatangi rumah Nasrikah di Jalan Ploso VIII. Darussalam sengaja datang pagi saat Nasrikah sedang pergi bekerja. Di situ, ia ditemui Katiyem (65), ibu Nasrikah. Di situ ada pula anak Nasrikah, Zainur Ridho, yang masih berusia 1,5 tahun.

Kedatangan Darussalam tidak membuat Katiyem curiga karena ia memang sering datang ke rumah itu. Darussalam lalu meminta minum. Saat Katiyem ke belakang untuk mengambil minum, kesempatan itu digunakan Darussalam untuk membawa kabur Zainur.

Begitu Katiyem balik ke ruang tamu, Darussalam dilihatnya tidak ada. Katiyem juga kaget karena cucunya juga tidak ada. Sekitar 20 menit setelah menculik, Darussalam mengirim pesan singkat ke Nasrikah yang mengabarkan bahwa ia telah menculik anaknya. Darussalam ingin agar Nasrikah menemuinya di kawasan Kenjeran, jika tidak, Zainur akan dibunuh.

Panik lah Nasrikah. Setelah berunding dengan keluarga, kasus itu dilaporkan ke polisi. Selama itu, Nasrikah terus menerus dikirimi pesan singkat oleh Darussalam. Karena khawatir anaknya diapa-apakan, Nasrikah akhirnya nekat menemui duda tersebut sendirian. Kali ini Darussalam meminta Nasrikah menemui dirinya di Madura.

Rupanya niat Nasrikah diketahui saudaranya yang membuntutinya bersama polisi. Nasrikah akhirnya bertemu dengan Darussalam di tepi jalan setelah Jembatan Suramadu. Nasrikah langsung menghambur ke anaknya. Saudara yang tadi membuntuti karena khawatir dengan keselamatan Nasrikah pun juga turun.

Mengetahui ada orang lain bersama Nasrikah, Darussalam kalut. Pria yang bekerja sebagai sopir angkot itu pun langsung kabur mengendarai motor sambil menggendong Zainur. Zainur digendong menggunakan sarung dan kepalanya ditutupi jaket. Darussalam berusaha kabur ke arah Pamekasan.

Polisi pun segera mengejarnya. Setelah jarak semakin dekat, mobil itu diserempetkannya ke motor Darussalam yang membuatnya jatuh. Namun Darussalam tak menyerah. Dia sambil menggendong Zainur terus lari menerobos ilalang sambil terus dikejar polisi.

Residivis yang pernah dipenjara selama enam bulan karena kasus narkoba itu terus saja berlari meski polisi sudah mengeluarkan tembakan peringatan. Darussalam akhirnya tertangkap oleh warga yang ikut membantu. Darussalam tertangkap karena ia sudah kelelahan.

"Kondisi korban hanya keseleo sedikit dan sekarang sudah baikan. Namun tesangka mengalami luka pada wajah dan kepalanya," tandas Sofwan. (fat/iwd)
Berita Terkait