"Hotspot itu sebagai peringatan dini untuk mewaspadai disitu ada titik api atau panas bumi yang dari pantauan citra satelit tingkat derajatnya 42 ke atas," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Sudarmawan di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kamis (29/10/2015).
Hotspot terpantau di 8 daerah yakni di daerah Banyuwangi, Malang, Trenggalek, Jember, Situbondo, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo.
"Di Banyuwangi ada 3 yakni Kalibaru, Wongsorejo, Tegaldlimo. Lumajang di Pronojiwo. Malang di Bulu Lawang, Ampel Gading, Gondang. Pasuruan di Prigen. Jember di Mayang. Probolinggo di Krucil. Situbondo di Jangkar," tuturnya.
Sudarmawan yang akan dilantik sebagai Penjabat Bupati Sumenep ini mengatakan, titik hotspot tersebut berada di kawasan hutan.
"Semua (titik hot spot) ini semua dikelilingi oleh hutan. Panas bumi ini rawan menimbulkan kebakaran," tandasnya. (roi/bdh)











































