Pemerintah Siapkan Blueprint Wisata Bromo-Tengger-Semeru

Pemerintah Siapkan Blueprint Wisata Bromo-Tengger-Semeru

Jajeli Rois - detikNews
Senin, 21 Sep 2015 17:00 WIB
Surabaya - Pemerintah Jawa Timur bersama pemerintah pusat mendukung perencanaan pengembangan tata kelola (blueprint) Wisata Bromo-Tengger-Semeru.

"Blueprint dibutuhkan agar tata kelola dan strategi antara stakeholder kepariwisataan bisa berjalan," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf disela menerima kunjungan Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata Oneng Setya Harini di ruang kerja wagub, Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (21/9/2015).

Wagub yang akrab disapa Gus Ipul ini menerangkan, blueprint bisa dijadikan semacam 'kitab suci' keparwisataan bagi pemerintah. Sehingga pembangunan kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru pada 10 sampai 20 tahun ke depan tetap konsisten dan mengacu pada strategi pembangunan sesuai blueprint.

"Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota harus samakan strategi dulu. Jangan sampai pusat mengarah ke kiri, provinsi ke kanan, kabupaten/kota ke timur. Itu namanya Joko sembung naik ojek-nggak nyambung jek," tuturnya.

Pemprov Jatim sangat serius dengan pengembangan wisata Bromo-Tengger-Semeru. Dalam kesempatan itu, wagub meminta langsung ke Kepala Dinas Pariwisata Jawa Timur Jarianto, untuk menyiapkan blueprintnya.

"Pak Jarianto, tolong disiapkan dan dianggarkan pada 2016 untuk membuat blueprint-nya sebagai pegangan. Nanti dibahas sedetail-detailnya, baik desain, SDM, investor, pelaku pariwisata," tandasnya sambil menambahkan, dengan adanya blueprint, pemerintah dapat menciptakan sektor industri kreatif dan lapangan usaha baru, sehingga ekonomi masyarakat juga terangkat.

Sementara Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar Oneng Setya Harini mengatakan, diperlukan pegangan yang pasti untuk membangun destinasi wisata Bromo-Tengger-Semeru. Apalagi destinasi wisata ini masuk dalam Top Ten destinasi pariwisata Indonesia.

"Kita perlu mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan-kebutuhan yang ada di dalam destinasi tersebut. Baik aksebilitasnya, kebutuhan masyarakatnya, sarana pra sarananya, semua haru berjalan," kata Oneng.

"Kami akan mencoba menyinergikan strategi pembangunan BTS (Bromo-Tengger-Semeru antara kementerian dengan pemerintah daerah," jelasnya sambil menambahkan, kedatangannya ke Jawa Timur untuk meminta dukungan dibentuknya Forum Tata Kelola Destinasi BTS. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini