Sejumlah orang melakukan keributan di rumah warga dalam perumahan kawasan Cikunir, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Keributan itu diduga dipicu teguran ke bengkel karena berisiknya bunyi knalpot.
Aksi gerombolan pria membuat kerusakan di rumah warga itu terekam kamera CCTV di lokasi. Video perusakan rumah itu pun viral di media sosial (medsos).
Dari video yang beredar, tampak pemilik rumah mulanya tengah santai mengobrol di teras. Tiba-tiba sekelompok pria datang mendobrak pagar gerbang hingga melakukan perusakan di rumah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (29/9) pukul 21.30 WIB. Keributan diduga dipicu saat pemilik rumah bernama Lukman menegur dan sempat memukul pemilik bengkel.
"Awal mula kejadian saksi dan anaknya merasa terganggu karena adanya suara bising dari bengkel motor. Lalu saksi dan anaknya menghampiri pemilik bengkel dan melakukan pemukulan terhadap pemilik bengkel," kata Putu Kholis dalam keterangannya, Kamis (1/10).
Atas dugaan pemukulan itu, pemilik bengkel membuat laporan polisi (LP). Namun, tanpa sepengetahuan pemilik bengkel, rekan-rekannya datang ke rumah Lukman dan melakukan perusakan.
Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus dengan mencari para pelaku.
"Pada saat pemilik bengkel hendak membuat laporan ke Polsek Bekasi Selatan tanpa diketahui oleh pemilik bengkel teman-teman pemilik bengkel melakukan penyerangan dan perusakan di rumah pelapor. Atas kejadian tersebut pihak yang terlibat datang ke Polsek Bekasi selatan guna pengusutan lebih lanjut," jelasnya.
Saling Lapor Polisi
Lukman juga melapor polisi usai rumahnya dirusak sejumlah orang yang diduga rekan pemilik bengkel. Lukman didatangi sejumlah orang dan dirusak rumahnya usai menegur bunyi knalpot bising di sebuah bengkel.
"Awal mula kejadian saksi dan anaknya merasa terganggu karena adanya suara bising dari bengkel motor," ujarnya.
Kedua laporan polisi saat ini masih diproses penyidik kepolisian. Pemilik rumah melaporkan terkait perusakan, sementara pemilik bengkel melaporkan terkait pemukulan.










































