"Pengemudi Panther tidak ke rumah sakit, sudah dirawat petugas kesehatan kami," kata Yusuf, petugas Senkom Jasa Marga, saat dihubungi detikcom, Jumat (18/9/2015).
Yusuf menerangkan, kecelakaan tunggal itu berawal dar Panther yang melaju cukup kencang tiba-tiba mengalami pecah ban. Ban kanan depan pecah sehingga Panther kehilangan kendali.
Pengemudi Panther, Albert Sugito, melihat ada mobil lain di depannya saat dia tidak bisa mengendalikan mobilnya. Tak ingin terjadi tabrakan, pria 27 tahun itu membanting setir ke kiri.
Panther itu pun langsung terjun nyemplung ke sebuah sungai kecil setelah sebelumnya menghantam pagar pembatas jalan. Panther itu nyemplung dalam posisi terbalik. Dengan susah payah Albert yang warga Petemon Sidomulyo itu keluar dari dalam mobil.
"Sempat terjadi kepadatan akibat banyak pengguna jalan yang melambatkan kendaraannya hanya untuk menonton kejadian itu. Tidak sampai macet," tandas Yusuf. (fat/fat)











































