Bersama masyarakat Banyuwangi, peserta BSTF melepasliarkan tukik berusia 2 bulan, hasil dari penangkaran telur penyu yang ada di Pantai Boom. Tidak hanya masyarakat Banyuwangi, turis mancanegara pun turut serta dalam kegiatan ini.
"Sangat menyenangkan bisa ikut acara ini. Sama saja memerdekakan mahluk hidup di alam bebas," ujar Jonas, turis Amerika, kepada detikcom.
Menurutnya, memperingati kemerdekaan RI ke 70 ini bisa dengan berbagai acara. Melepas penyu di alam bebas merupakan hal yang fantastis baginya.
"Sangat luar biasa. Saya pertama kali ikut acara seperti ini. Ini bentuk kepedulian masyarakat dalam melestarikan penyu. Semoga Indonesia tetap raya," pungkas pria yang sedang meneliti bahasa using ini.
Sementara itu, Pembina BSTF, Wiyanto Haditanojo mengatakan, penyu yang dilepas saat ini adalah penyu jenis Lekang. Penyu-penyu ini merupakan hasil dari penetasan semi alami yang dilakukan di Pantai Boom.
"Di sini banyak penyu bertelur. Dan kita lepas disini juga. Kami lepaskan menjelang HUT RI ke 70," ujarnya.
Saat ini, masih banyak penyu-penyu yang bertelur di wilayah Banyuwangi. Khususnya di wilayah selatan kota Banyuwangi. Selain itu, ajang melepas penyu dan melihat penyu bertelur di Banyuwangi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik dan mancangara. (bdh/try)










































