Polisi Periksa Saksi dan CCTV Pasca Kerusuhan di Blok Cepu

Polisi Periksa Saksi dan CCTV Pasca Kerusuhan di Blok Cepu

Ainur Rofiq - detikNews
Minggu, 02 Agu 2015 12:22 WIB
Polisi Periksa Saksi dan CCTV Pasca Kerusuhan di Blok Cepu
Foto: Ainur Rofiq/File
Bojonegoro - Beberapa saksi dimintai keterangan pasca kerusuhan di lokasi proyek pengeboran minyak Blok Cepu di Enginering Procurement Contructions (EPC 1) Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Bojonegoro.

Tidak ada kegiatan yang berlangsung di lokasi. Namun 100 polisi dari Polres Bojonegoro dan Pasukan Brimob Kompi 3 Den C Polda Jatim berjaga di obyek vital tersebut. Proses identifikasi dan olah TKP oleh tim reskrim juga masih berlangsung hingga saat ini.

"Sudah kondusif saat ini dan masih dijaga oleh anggota hingga situasi benar benar aman. Proses hukum terus berjalan dan kita akan minta data serta rekaman CCTV agar lebih jelas siapa para pelakunya nanti," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser kepada detikcom saat dihubungi, Minggu (2/7/2015).

Rencananya, jelas Hendri Fiuse, ada mediasi antara muspida, Exxon Mobil serta sub kontraktor.

Ribuan pekerja proyek  pengeboran minyak Blok Cepu mengamuk dan merusak beberapa aset dan bangunan, saat jam istirahat sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (1/8/2015).

Mereka mengecam kebijakan manajemen yang hanya membuka satu pintu saat jam istirahat. Padahal sebelumnyam 5 ribu pekerja proyek yang keluar untuk istirahat dibukakan 4 pintu.

Bupati Bojonegoro Suyoto menyesalkan peristiwa ini. Bupati menginstruksikan mencari bukti dan tuntutan apa yang dikeluhkan.

"Tuntutan pegawai yakni mencari nama "Joko dan Joko" yang dianggap mengubah kebijakan. Yaitu kebijakan jam istirahat untuk makan, semula 4 pintu dibuka, sekarang hanya satu pintu. Ketika ribuan orang lapar dan kepanasan kayak gini antre satu pintu, akhirnya marah ke security," kata Bupati Suyoto kepada wartawan di lokasi, Sabtu (1/7). (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini