Seluruh PNS di kantor tersebut hadir. Selanjutnya, langsung mendatangi antrean loket pelayanan masyarakat. Sambil menyapa, bupati menanyakan pelayanan Dispenduk Capil ke masyarakat. Hari pertama, banyak masyakarat mengurus beberapa surat keterangan, baik akte kelahiran, KTP dan masih banyak lagi.
"Kita ingin pelayanan masyarakat di hari pertama ini tetap prima. Dispenduk capil ini simbol pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat. Dan sidak ini saya ingin melihat langsung PNS mana yang bolos di hari pertama," ujar Bupati Anas, kepada wartawan, Rabu (22/7/2015).
Menurut Anas, saat ini masyarakat membutuhkan pelayanan yang nyaman, cepat dan praktis dalam mengurus surat-surat. Untuk itu, pihaknya ingin menyulap beberapa dinas dan kantor pelayanan masyarakat lebih bagus, sejuk dan nyaman.
"Terlihat kantor ini sudah bagus. Ada AC dan tempatnya nyaman. Kita ingin masyarakat yang mengurus surat-surat tidak kepanasan dan terlantar. Rencananya tiap kecamatan juga akan kita buat seperti ini," tambahnya.
Sidak kali ini hanya dilakukan di Dispenduk Capil. Sementara untuk dinas dan tempat pelayanan masyarakat lainnya, bupati menginstruksikan untuk asisten melakukan pengecekan.
"Ini prioritas. Saya ingin pelayanan masyarakat tetap buka dan melayani masyarakat sebaik-baiknya," pungkasnya. (fat/fat)











































