Supervisor Stasiun Jombang, Sadam Nur Andika mengatakan, penemuan jasad pria malang ini berawal dari laporan masinis KA Pasundan Lebaran ke pengendali di Madiun. Laporan tersebut diteruskan ke pihak PPKA Stasiun Jombang.
Benar saja. Saat melakukan pengecekan pagi tadi, pihaknya menemukan mayat pria yang diperkirakan berusia 25 tahun dalam kondisi terpotong-potong di Km 85+400/500. Tepatnya di Dusun Peranggan, Desa Brambang, Kecamatan Diwek.
"Rentang kejadiannya antara tengah malam sampai pagi tadi. Identitasnya belum jelas," kata Andika kepada wartawan di lokasi.
Andika menuturkan, diduga korban ditabrak KA Mutiara Selatan Jurusan Bandung-Surabaya. Potongan tubuh korban tercecer hingga 100 meter di atas perlintasan.
Sebelum ditemukan tewas, lanjut Andika, pria yang tak diketahui identitasnya ini kerap terlihat tidur di makam Dusun Peranggan. "Informasi warga setempat sudah 2 bulan tinggal di makam Dusun Peranggan, kalau siang masuk ke tebun tebu," ungkapnya.
Sejumlah petugas kepolian yang tiba di lokasi penemuan mayat langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan warga sekitar. Jasad korban dievakuasi ke RSUD Jombang untuk diotopsi.
(fat/fat)











































