Bocah Isi Kultum ini Ketularan Bakat dari Kakek dan Buyut

Ramadan 2015

Bocah Isi Kultum ini Ketularan Bakat dari Kakek dan Buyut

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Rabu, 24 Jun 2015 10:20 WIB
Bocah Isi Kultum ini Ketularan Bakat dari Kakek dan Buyut
Kahfi dengan kakek dan neneknya (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - Bakat Faiq Kahfi Fachrindra Irawan (12) tak hanya diturunkan oleh kakeknya. Bakat itu rupanya juga diturunkan dari kakek buyutnya.

"Ayah saya juga sering memberikan ceramah. Ayah istri saya (mertua) juga seorang penceramah," kata M Arfai, kakek Kahfi kepada detikcom di rumahnya, Simorejo Sari A, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/6/2015).

Arfai bercerita, dulu seorang dai adalah juga seorang pejuang. Perjuangan dalam menyampaikan ayat Allah ini dulu tidak mudah. Medan yang berat dan jauh seringkali menjadi penghalang, belum lagi jika cuaca sedang tidak bersahabat.

"Dulu ayah saya lebih sering jalan. Kalau malam pakai senter atau lampu teplok," ujar pria asli Lamongan ini.

Bakat atau kemampuan menyampaikan firman Allah sebagai dai tersebut menular ke Arfai. Lulusan Pendidikan Guru Agama (PGA) itu seringkali menjadi penceramah dan khatib dalam salat Jumat.

Dan kemampuan itu rupanya sekarang diwarisi oleh Kahfi. Padahal kedua orang tua bocah kelas 5 SD itu tidak ada bakat jadi dai. Kedua orang tua Kahfi adalah pekerja swasta.

Arfai tak secara tersurat menginginkan Kahfi menjadi seorang dai. Arfai hanya ingin Kahfi nantinya menjadi orang yang bisa menyeimbangkan antara ilmu akhirat dan ilmu duniawi.

Kahfi sukses mengisi kultum di Masjid Al-Amin, Simorejo Sari-B, Surabaya, saat Subuhan. Bocah kelas 6 di SDN Pagerwojo, Sidoarjo, ini sedang liburan ke rumah kakeknya.

Sehari-hari Kahfi tinggal di Buduran, Sidoarjo, bersama orangtuanya Bambang Hari Irawan-Yetty Wirdaturrizah. (iwd/gik)
Berita Terkait