"Kemarin malam, ada 2 pelaku, yang satu menunggu di atas motor, yang satu masuk ke halaman rumah. Pelaku mengutek-utek motor tapi nggak bisa karena digembok. Karena nggak bisa, dia masuk ke rumah dan mengambil handphone samsung di ruang tamu, tapi kepergok pemiliknya," kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Nadiar Rachman, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Minggu (31/5/2015).
Karena kepergok dan diteriaki maling oleh pemilik rumahnya, Udin berusaha melarikan diri. Sialnya, belum sempat meloloskan diri, dia dihadang massa dan menjadi bulan-bulanan.
Udin pun tak berdaya menghadapi serangan dari warga. Hampir sekujur tubuhnya mengalami luka-luka akibat dihajar massa.
Sedangkan pelaku lainnya langsung kabur dengan motor yang dikendarainya dan meninggalkan Udin begitu saja saat dihajar massa.
Polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke rumah sakit dr Soewandi pada Sabtu (30/5/2015) malam. Setelah menjalani perawatan sekitar 10 jam, Udin menghembuskan nafas sekitar pukul 07.15 wib minggu pagi.
"Jenazah kita bawa ke (kamar mayat) rumah sakit Dr Soetomo, untuk divisum," tandas mantan Kanit Reskrim Polsek Singosari, Malang.
(Rois Jajeli/Budi Hartadi)











































