Ketua Serikat Pekerja PT Bokor Mas Mojokerto, Urip Sutikno mengatakan, memperingati may day tak harus dengan aksi unjuk rasa. Pihaknya menggalang buruh di Kota Mojokerto untuk mengikuti donor darah dan pengobatan gratis. Setidaknya, puluhan buruh antusias menghadiri acara ini.
"Perjuangan buruh bisa disalurkan melalui Disnaker. Partisipasi buruh berobat gratis dan donor darah ini setidaknya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Urip kepada wartawan.
Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus menuturkan, pengobatan gratis kali ini menggandeng beberapa rumah sakit swasta. Sedangkan donor darah menggandeng PMI setempat. Aksi sosial ini sebagai bukti buruh di Kota Mojokerto tak melulu berunjuk rasa saat peringatan may day.
"Untuk menunjukkan buruh tidak hanya demonstrasi saja, ternyata bisa membangun kebersamaan dengan pengusaha dan pemerintah untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya.
Selain aksi sosial, festival buruh ini juga diselingi pameran batu akik. Puluhan kolektor ikut meramaikan festival yang pertama kali digelar di kota onde-onde ini. Tak hanya kaum buruh, antusiasme masyarakat juga terlihat cukup tinggi.
(fat/fat)










































