"Kita tutup sementara. Karena cuaca buruk. Nanti jika cuaca membaik akan kita buka," ujar Isprianto, kepala Syahbandar Ketapang, kepada detikcom.
Menurut Ispriyanto, cuaca buruk ini dikarenakan angin kencang yang melanda perairan selat Bali. Angin berkecepatan 30 knot per jam membuat naiknya kecepatan arus dan naiknya gelombang. Sehingga menurut Syahbandar hal ini cukup berbahaya bagi pelayaran.
"Cukup berbahaya jika ada pelayaran dalam kondisi cuaca seperti ini. Muatan bisa hancur di dalam kapal," tambahnya.
Beruntung penutupan ini tidak menyebabkan antrean. Kondisi pelabuhan ASDP dan LCM Ketapang masih lengang. Kapal-kapal terlihat bersandar di dermaga dan tidak melakukan aktivitas apapun.
"Kita akan buka jika cuaca kondusif. Setengah jam sudah berkurang kecepatan anginnya. Kira-kira sudah turun 28 knot," pungkasnya.
(bdh/bdh)











































