Korban yang menderita luka di bagian kepala kemudian dibawa ke puskesmas. S sementara pelaku yang tak lain tetangganya sendiri, Senan (41), langsung kabur saat aksinya diketahui warga.
Informasi yang dihimpun detikcom, aksi pembacokan diduga pelaku tak kuasa menahan cemburu karena sering melihat mantan istrinya dibonceng korban.
Pelaku yang gelap hati dikuasai cemburu nekat menghadang korban saat mengajak cucunya jalan-jalan. Cekcok antara keduanya pun berakhir dengan sabetan celurit yang mengenai kepala korban.
"Ayah saya tidak menyangka dibacok karena selama ini ia merasa tak punya musuh," kata Sumiyati, anak korban.
Sementara Kepala Desa Sanganom, Agun, mengaku mantan istri pelaku dan keluarganya memang sudah lama berlangganan ojek pada korban. Korban sering dimintai tolong mengantar janda pelaku ke pasar maupun ke lokasi lain.
"Mungkin karena cemburu sering melihat istrinya dibonceng korban. Padahal korban ini tukang ojek," jelas Agun.
Kapolsek Nguling AKP Jaenuri mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mengejar pelaku.
"Dugaan motifnya memang cemburu namun kita belum bisa memastikan karena pelaku belum diamankan," kata Jaenuri.
Saat ini korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Nguling akibat luka yang dialaminya. Sehingga polisi juga belum bisa mendapatkan keterangan dari korban.
(fat/fat)










































