Ulama NU dan GP Ansor Diminta Berada di Garis Depan Menangkal ISIS

Ulama NU dan GP Ansor Diminta Berada di Garis Depan Menangkal ISIS

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2014 18:38 WIB
Ulama NU dan GP Ansor Diminta Berada di Garis Depan Menangkal ISIS
Pasuruan - Bupati Pasuruan meminta alim ulama dan organisasi kemasyarakatan serta kepemudaan ikut berperan aktif menghalau munculnya pengikut Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di daerahnya. Secara khusus ia meminta ulama NU dan GP Ansor berada di garis depan.

"ISIS ini harus kita antisipasi, saya minta Banser sebagai benteng ulama NU untuk berada di garis depan," kata Irsyad Yusuf saat silaturahmi dengan jajaran pengurus GP Ansor Kabupaten Pasuruan di pendopo kabupaten, Rabu (6/8/2014).

Dikatakan Irsyad, penyebaran pengikut ISIS harus diwaspadai bersama. Apalagi kenyataannya sudah ada pengikut ISIS di Malang.

"Keberadaan aktivitas ISIS harus bisa diantisipasi sedini mungkin, termasuk kelompok-kelompok garis keras yang bisa mengancam keutuhan NKRI," jelas pria yang juga Komandan Banser Kabupaten Pasuruan ini.

"Saya sudah berkomunikasi dengan Dandim kalau ada apapun yang mengancam NKRI. Banser siap," tandasnya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Farid Sauqi berjanji akan segera mengumpulkan kader dan pengurus GP Ansor dari tingkat ranting hingga kabupaten untuk menguatkan persepsi dan pandangan aqidah Ahlusunnah Waljamaah. Hal itu penting, katanya, untuk menangkal pengaruh paham ISIS.

"Memang harus kita antisipasi sedini mungkin. Kita segera melakukan koordinasi," sebutnya.

Dikatakannya, selama ini, GP Ansor senantiasa membentengi kadernya melalui kajian rutin bulanan yang dikenal dengan nama Rijalul Ansor.

"Kajian tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi aliran-aliran yang tak sejalan dengan Aswaja NU," pungkasnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait