Aparat Satpol PP maupun Linmas Pemkot Surabaya selama libur lebaran terus gerilya memburu anak jalanan dan gelandangan yang masih nekat beredar di perempatan jalan.
Dari hasil perburuan yang melibatkan Tim Kobra, tim khusus yang dibentuk Satpol PP, sebanyak 69 anak jalanan, gelandangan dan pengemis serta orang gila terjaring. Jumlah itu hasil razia hingga Selasa (29/7/2014).
Tim Kobra ini tidak selalu berpakaian dinas untuk memuluskan razia. Sebab, anak jalanan maupun gelandangan langsung kabur bila mengetahui kedatangan aparat Satpol PP yang berseragam dinas.
Dengan dibentuknya Tim Kobra, pengintaian dan penangkapan target lebih mudah kaena anggota tim tidak berseragam dan kendaraan yang digunakan juga dalam penyamaran.
"Mereka banyak kita amankan di perempatan traffic light maupun di sekitar masjid serta di area pemakaman," katanya pada detikcom, Rabu (30/7/2014).
Mereka yang terjaring langsung dikirim ke tempat rehabilitasi Liponsos Keputih. "Sudah dibawa ke Liponsos begitu terjaring. Tim Kobra tiada lelah terus bekerja melakukan penertiban," kata Irvan.
Selama libur lebaran ini, Wali Kota Risma melakukan pemantauan langsung ke lapangan. Saat keliling kota, Risma rajin memberikan instruksi melalui Handy Talkie (HT) kepada anak buahnya untuk bergerak melakukan penertiban.
(gik/gik)











































