"Ada 2 personel yang kita siagakan dimasing-masing kapal. 1 personel dari Polres Banyuwangi dan 1 personel dari Polres Jembrana Bali,"ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Tri Bisono Sumiharso, kepada detikcom, usai digelarnya Operasi Ketupat Semeru 2014, Senin (21/7/2014).
Penyiagaan personel pengamanan di kapal ini, kata Kapolres Tri dilakukan agar pemudik merasa nyaman. Selain itu, jika terjadi tindakan anarkis di atas kapal, bisa dilakukan penanganan lebih cepat.
"Ini kita siaga 1. Jadi kita harus secepatnya melakukan pengamanan di mana saja termasuk kapal," tambahnya.
Usai digelarnya operasi Ketupat Semeru 2014, Forpimda Banyuwangi melakukan sidak di beberapa kapal yang melayani penyebrangan Jawa - Bali.
"Alhamdulillah semuanya siap melayani penyebrangan selama arus mudik ini," pungkas pria berpangkat melati dua dipundak ini.
Dalam pengamanan arus mudik dan balik lebaran 2014, sebanyak 610 petugas gabungan dari Polri, TNI dan jajaran pengamanan lainnya dikerahkan di seluruh Banyuwangi.
Pengamanan dilakukan di beberapa obyek-obyek vital, jalan raya dan tempat wisata.
(bdh/bdh)











































