Pengajuan jadwal penutupan ini, menurut Kepala Dinas Sosial Supomo, menyesuaikan jadwal Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri yang akan menutup kedua lokalisasi tersebut. "Karena yang akan menutup pak Menteri," ujarnya, Selasa (3/6/2014).
Supomo menambahkan, diajukannya jadwal penutupan dua lokalisasi itu dianggap pihaknya biasa saja dan tidak perlu dibesar besarkan.
"Seluruh proses dan tahapan penutupan tidak ada yang berbeda dengan lokalisasi lainnya. Dan tidak ada yang istimewa," ungkapnya.
Sebelumnya, Pemkot Surabaya beberapa bulan lalu sudah menetapkan penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak pada 19 Juni 2014. Berbagai antisipasi sudah dilakukan pemkot untuk mengantisipasi penolakan termasuk imbas pasca penutupan lokalisasi dengan memberikan pelatihan ketrampilan seperti menjahit dan membuat roti.
Selain itu, upaya sosialisasi juga terus dilakukan. Bahkan sosialisasi ini dilakukan langsung oleh Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana yang mendatangi untuk mengetahui keinginan warga.
(bdh/bdh)











































