Menurut Direktur Operasional dan Umum Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya, drh Liang Kaspe, pihaknya sama sekali tidak menemukan kejanggalan terhadap kematian komodo hasil penetasan 2010 ini.
"Perubahan organnya tidak signifikan dan tidak menampakkan gejal sakit. Karena pada Sabtu (31/5) lalu masih makan dan makannya sangat bernafsu sekali," katanya, Senin (2/6/2014).
Liang juga menyebut dari hasil outopsi yang dilakukan pihak KBS, ditemukan sisa makanan di lambung serta saluran usus juga terlihat sehat.
"Kemungkinan mengalami sinusitis yakni di rongga pernapasannya ada kemerah-merahan yang kemungkinan alami ganggunan disitu," ungkapnya.
Komodo jantan berusia 4 tahun ditemukan mati di dalam kandangnya oleh keeper, pada Senin pagi sekitar pukul 07.30 Wib. Saat ini koleksi Komodo KBS tersisa 73 ekor.
(bdh/bdh)










































