Walikota Risma Ingin PSK Dolly Segera Move On

Walikota Risma Ingin PSK Dolly Segera Move On

- detikNews
Kamis, 13 Mar 2014 13:41 WIB
Surabaya - Wali kota Surabaya Tri Rismaharini menutup lokalisasi pelacuran Dolly dengan tujuan agar para Pekerja Seks Komersial (PSK) memiliki pilihan lain untuk hidup. Risma ingin para PSK segera move on.

"PSK harus diberi pilihan untuk menjalani hidupnya. Mereka (PSK) jatuh di lingkungan itu kan karena tidak punya pilihan," kata Risma di balai kota Surabaya, Kamis (13/3/2014).

Risma menegaskan, PSK tidak bisa disebut sebagai pekerjaan. Risma bercita-cita dan menginginkan agar para PSK ini segera banting setir bekerja di sektor lain.

"Saya tahu pasti mereka (PSK) marah ke saya. Tapi saya ingin mereka tahu, mereka harus segera bekerja di sektor lain," tutur alumni ITS ini.

Risma mencoba membandingkan upaya para eks PSK di lokalisasi Dupak Bangunsari. Setelah setahun ditutup, lokalisasi Dupak Bangunsari kini telah berubah wajah.

"Mereka (eks PSK Dupak) sekarang sudah punya pilihan. Satu tahun saya baru menutup itu (lokalisasi), kini eks PSK sudah banyak yang berhasil di sektor lain, UMKM," papar Risma.

Alumni ITS ini menjelaskan, setahun yang lalu dirinya menyewakan satu rumah di Dupak Bangunsari untuk tempat produksi kue kering dan kerajinan.

"Sekarang 4 rumah kami sewa untuk dipakai usaha itu. Dulu keset dan kue kering, sekarang bertambah ada batik," ujar Risma.

Risma optimis bila eks PSK Dupak Bangunsari bisa berubah, maka seharusnya PSK di Dolly juga bisa.

"Kalau auranya positif pasti bisa, contohnya Dupak Bangunsari, kampung itu sekarang jadi kampung hidup," pungkas Risma.

(nrm/iwd)
Berita Terkait