Warga Banyak Berdatangan, Polisi Tutup Akses Jalan ke Kelud

Warga Banyak Berdatangan, Polisi Tutup Akses Jalan ke Kelud

- detikNews
Sabtu, 01 Mar 2014 14:51 WIB
Warga Banyak Berdatangan, Polisi Tutup Akses Jalan ke Kelud
File: detikcom
Kediri - Kendati Gunung Kelud masih kondisi berbahaya dan ditutup untuk umum, namun ratusan wisatawan penasaran dan terlihat mendatangi gunung yang meletus pertengahan Februari tersebut. Namun langkah mereka dicegah petugas.

Berdasarkan rekomendasi PVMBG, untuk daerah steril 3 Km. Sedangkan petugas kepolisian dari Polsek Ngancar disiagakan di zona 5 Km dari puncak kawah Gunung Kelud.

"Kami disiagakan untuk menjaga daerah steril dari apapun aktivitas orang-orang," kata salah seorang anggota kepolisian Polsek Ngancar, Aiptu Suhartono, Sabtu (1/3/2014)

Dari pantauan detikcom di lapangan, sebanyak 3-4 anggota kepolisian disiagakan dari jarak 5 Km Kelud. Dan menempatkan mobil kepolisian melintang di badan jalan guna menghadang wisatawan atau warga yang nekat menerobos masuk.

Tak hanya mobil anggota polisi yang dibiarkan berjaga di tengah jalan, namun kayu dan bambu digunakan untuk menutup akses jalan menuju puncak Kelud.

"Pakai kayu ini saja, kita terpaksa menutupnya dengan kayu mas karena warga sejak pagi banyak yang memaksa untuk masuk ke atas," imbuh Suhartono.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pemuda asal Nganjuk, Habib, saat berkunjung ke Gunung Kelud. Dirinya ingin melihat kondisi Kelud pasca meletus.

"Saya penasaran, koq di berita sangat dahsyat letusannya tapi setelah sampai sini tidak boleh naik lagi," kesalnya.

Meski tak ada aktivitas kegempaan terlihat secara signifikan di Gunung Kelud, namun hingga kini kondisi Gunung Kelud masih berbahaya. Kondisi jalan pun masih dipenuhi pasir batu setebal 10 cm dan berdebu.



(fat/fat)
Berita Terkait