Kakek Usia 70 Tahun Perkosa Bocah SD

Kakek Usia 70 Tahun Perkosa Bocah SD

Syaiful Kusmandani - detikNews
Kamis, 02 Jan 2014 18:55 WIB
Jember - Seorang kakek bernama Suparto (70), warga Kecamatan Sukorambi, tadi sore digelandang petugas Satreskrim Polres Jember. Dia diduga memperkosa tetangganya yang berusia 12 tahun.

Bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu diperkosa Jumat (27/12/2013) pekan lalu, saat korban sedang bermain dengan teman-temannya.

"Pelaku barusan kita tangkap, sekarang ini masih dalam pemeriksaan intensif. Kita juga telah memiliki cukup bukti bahwa tersangka pelakunya memang dia," kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Teguh Priyo Wasono, Kamis (2/1/2014).

Sesuai keterangan korban, lanjut Teguh, peristiwa pemerkosaan terjadi Jumat siang saat korban sedang bermain bersama teman-temannya. Saat itulah pelaku memanggil korban dan mengajak masuk rumah. Saat di dalam rumah, pelaku menyuruh korban tidur di sebuah kursi panjang dan memaksanya membuka celana dalam.

Korban yang awalnya berusaha menolak dan berontak, akhirnya tak berkutik karena terus dipaksa dan diancam. Pelakupun berhasil memperkosa dan merenggut kegadisan bocah perempuan ini.

"Pada saat kejadian, kebetulan rumah pelaku memang sepi, sebab istrinya sedang pergi untuk bekerja," lanjut Teguh.

Usai melampiaskan nafsu syahwatnya, pelaku kemudian menyuruh korban pulang sembari memberi bocah itu uang sebesar Rp 5 ribu. Karena takut dengan ancaman pelaku, korban berusaha menyimpan aib yang menimpa dirinya tersebut.

"Namun salah seorang paman korban curiga karena melihat tingkah laku korban yang lain dari biasanya. Akhirnya korban pun ditanya dan didesak oleh keluarganya. Dari situlah akhirnya terungkap bahwa korban telah diperkosa oleh tetangganya sendiri. Pada Rabu kemarin, kasusnya dilaporkan ke kami. Setelah kita lakukan pemeriksaan intensif, kita pun akhirnya menangkap pelakunya," urainya.

Sementara Suparto di hadapan petugas mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku khilaf sehingga tak kuat menahan nafsu syahwatnya saat melihat korban sedang bermain.

"Saya akui saya khilaf pak, saya sudah kesusupan setan pak," ujarnya dengan nada menyesal.

(fat/fat)
Berita Terkait