Jalur yang tampak macet parah mulai dari Cemoro Lawang sampai Hotel Uecik, Ngadisari, yang berjarak sekitar 3 Km. Macetnya jalur tersebut karena arus pengunjung yang akan naik maupun turun berpapasan di satu jalur tersebut.
Kebanyakan pengunjung menggunakan kendaraan roda atau membawa mobil pribadi yang juga melintas. Butuh waktu cukup lama untuk bisa keluar dari kemacetan itu.
"Mulai tadi nggak bisa jalan. Lama nunggu, macet karena jalannya sempit, pengunjungnya membludak," ujar seorang pengunjung yang mengendarai motor, Rudi asal Probolinggo saat turun Bromo.
Sementara berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), pengunjung Bromo sejak 20-31 Desember, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara berjumlah 31.753 orang.
"Kemarin dan tadi malam yang datang sampai belasan ribu orang. Catatan kami untuk pengendara motor sebanyak 2.206 kendaraan dan mobil sebanyak 763 unit," ujar Kepala BB TNBTS Ayu Dewi Utari.
Ayu memperkirakan, jumlah pengunjung terutama roda dua hari ini bertambah banyak.
(fat/fat)











































