Militer Israel Ancam Terus Lanjutkan Pembunuhan Pejabat Senior Iran

Militer Israel Ancam Terus Lanjutkan Pembunuhan Pejabat Senior Iran

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Kamis, 19 Mar 2026 02:47 WIB
A view of debris following an Israeli and the U.S. strike on Gandhi Hotel Hospital, amid the U.S.-Israel conflict with Iran, in Tehran, Iran, March 2, 2026. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WA
Ilustrasi. Serangan AS dan Israel terhadap Iran. (Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Jakarta -

Militer Israel menegaskan akan terus menjalankan serangkaian operasi pembunuhan terhadap pejabat senior Iran. Ancaman itu disampaikan setelah Israel mengklaim telah membunuh Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib.

Dilansir AFP, Kamis (19/3/2026), militer Israel mengatakan tidak akan menghentikan "serangkaian pembunuhan" terhadap pejabat tinggi Iran setelah mengumumkan telah membunuh Esmail Khatib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembunuhan Khatib terjadi segera setelah Israel membunuh kepala keamanan Iran yang berpengaruh, Ali Larijani, dan tokoh berpengaruh lainnya, Gholamreza Soleimani, yang merupakan kepala pasukan paramiliter Basij atau unit dari Korps Garda Revolusi Islam Iran.

"Selama 24 jam terakhir, kami terus melacak dan melenyapkan pejabat senior rezim, para pembunuh yang bertanggung jawab atas banyak operasi teroris," kata juru bicara militer Israel Brigadir Jenderal Effie Defrin dalam sebuah pengarahan yang disiarkan televisi.

ADVERTISEMENT

"Kami akan terus memburu semua pejabat senior rezim. Serangkaian pembunuhan tidak akan berhenti," lanjut dia.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa pasukan Israel telah membunuh Esmail Khatib. Esmail gugur dalam serangan Israel yang lancarkan kemarin malam.

"Tadi malam Menteri Intelijen Iran Khatib juga telah dilenyapkan," kata Katz dalam sebuah pernyataan dilansir AFP, Rabu (18/3).

(fca/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini