Kobaran api sulit dipadamkan karena diantara muatan truk terdapat barang mudah terbakar seperti tinner dan cat. Kondisi ini membuat seluruh bagian truk dan muatannya hangus dilalap api. Terbakarnya truk juga menghanguskan warung vulkanisir milik Hutoyo (47) yang ada di tepi jalan raya.
Insiden terbakarnya truk ini sempat membuat arus lalu lintas di jalan raya setempat lumpuh total. Besarnya kobaran api membuat polisi tak ingin mengambil risiko, hingga segera menghentikan semua arus lalu lintas dari dua arah.
"Awalnya kebakaran ini dari isi muatan. Mungkin ada tinner yang bocor dan terjadi gesekan. Saya tahu setelah diberitahu pengemudi truk lain," kata Nur Hadi (36), sopir truk asal Jembrana Bali kepada detikcom.
Pantauan detikcom menyebutkan, kobaran api membuat seluruh bodi truk dan isi muatannya hangus. Hingga pukul 16.00 Wib, jilatan api masih kerap muncul dari isi muatan truk berupa barang palen seperti tinner, cat, keramik, dan sebagainya, yang mulai berantakan.
Sesekali suara letusan juga terdengar dari dalam muatan truk yang terbakar. Kondisi ini membuat petugas mewanti-wanti warga yang memadati lokasi kejadian agar tidak terlalu dekat. Silih berganti 4 unit pemadam kebakaran menyemprotkan air hingga kobaran api benar-benar padam.
Sebelum terbakar, truk bermuatan barang palen itu melaju dari Surabaya menuju Denpasar, Bali. Saat melintas di jalan raya Desa Klatakan, tiba-tiba ada truk lain yang menyalip dan memberi tahu jika muatannya terbakar. Tahu begitu, sopir truk DK 9490 AE Nur Hadi bergegas menepikan truknya dan mengecek. Benar saja, saat itu kepulan asap keluar dari balik terpal penutup muatan.
"Saya langsung pinjam celurit ke warung tambal ban itu untuk memotong tali penutup muatan. Setelah dibuka, ternyata apinya langsung besar," sambung Nur Hadi.
Meski sudah dibantu sejumlah warga untuk memadamkan, namun kobaran api malah terus membesar. Tak pelak, warung fulkanisir milik Hutoyo yang ada didekatnya juga ikut terbakar. Seluruh isi warung pun juga ikutan hangus dilalap si jago merah.
"Hanya mesin kompresor yang bisa diselamatkan. Yang lainnya hangus, termasuk uang saya Rp 1,070 juta dan ban-ban yang saya jual. Awalnya hanya saya dan sopirnya yang memadamkan api tapi tidak berhasil," tandas Hutoyo.
Kanit Patroli Sabhara Polres Situbondo, Bripka Wage mengatakan, pihaknya hanya berusaha mengamankan situasi agar kebakaran tidak menimbulkan korban lebih besar lagi. Menurut dia, kebakaran sulit dipadamkan karena di antara isi muatan truk terdapat bahan mudah terbakar, seperti cat, tinner, kardus, dan lainnya.
"Untuk penyebab kebakarannya itu nanti mungkin Satuan Reskrim yang menyelidiki," tandas Bripka Wage.
Arus lalu lintas kembali lancar setelah api berhasil dipadamkan 4 unit PMK pemkab Situbondo sekitar 1 jam kemudian.
(fat/fat)











































