Bus Tabrak Truk Parkir, 1 Orang Tewas dan 12 Penumpang Luka

Bus Tabrak Truk Parkir, 1 Orang Tewas dan 12 Penumpang Luka

Eko Sujarwo - detikNews
Jumat, 15 Nov 2013 07:47 WIB
Bus Tabrak Truk Parkir, 1 Orang Tewas dan 12 Penumpang Luka
Bus Sinar Mandiri tabrak truk parkir, 1 tewas dan 12 luka/Eko Sudjarwo
Lamongan - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur poros Surabaya-Lamongan. Kali ini, sebuah bus AKDP jurusan Surabaya-Semarang yang sarat muatan menabrak truk yang sedang parkir. Akibatnya, 12 penumpang termasuk sopir luka, sementara kenek bus tewas meski sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut yang mengakibatkan seorang tewas dan belasan luka ini terjadi di Kelurahan Bedahan Kecamatan Babat, tepatnya di depan Pasar Agrobis Babat.

Kecelakaan ini melibatkan Bus Sinar Mandiri yang menabrak truk bermuatan ampas sawit yang saat itu sedang parkir di pinggir jalan. Seorang saksi mata warga setempat, Suryano mengatakan, kecelakaan terjadi saat bus yang dikemudikan Siswanto (43), warga Tambak Harjo, Pati, Jawa Tengah melaju kencang dari arah barat ke timur atau ke arah Surabaya. Saat itu, Siswanto berusaha mendahului 2 kendaraan yang ada di depannya dari jalur kiri.

"Bus berusaha mendahului dari kiri namun sopir tidak tahu kalau di tepi jalan ada sebuah truk yang sedang parkir sehingga terjadilah kecelakaan itu," kata Suryano kepada wartawan, Jumat (15/11/2013).

Suryano menuturkan, saat kejadian sopir Bus Sinar Mandiri tidak mengetahui ada truk pengangkut ampas sawit bernopol W 8773 UY yang sedang parkir. Karena jaraknya yang terlalu dekat, bus tak mampu menghindari kecelakaan dan langsung menghantam truk yang hingga kini belum diketahui sopirnya tersebut.

Kasat Lantas Polsek Babat, AKP Ali Kantha mengatakan, akibat kejadian ini 12 penumpang termasuk sopir bus terluka, sedangkan kenek bus yang bernama Eko Fajar, warga Girik, Pati Jawa Tengah, tewas setelah sempat mengalami perawatan. Korban mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang di kedua kakinya.

"Korban meninggal meski sempat mendapat perawatan medis," ungkap Ali kepada wartawan .

Ali menjelaskan, penyebab kecelakaan akibat bus yang melaju terlalu kencang dan sopir bus kurang berhati-hati dalam berkendara. "Semua korban kini dirawat di RS Muhammadiyah dan rata-rata korban mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang kaki," pungkasnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini