17 Rumah Rusak Akibat Gempa M 4,1 di Bogor, 52 Orang Mengungsi

17 Rumah Rusak Akibat Gempa M 4,1 di Bogor, 52 Orang Mengungsi

Muchamad Sholihin - detikNews
Jumat, 16 Okt 2026 13:45 WIB
Warga menunjukkan plafon kamar yang ambruk pascagempa bumi di Cimanggu Pabuaran Poncol RT 05/08, Kelurahan Cilendek Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/4/2025). Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,1 mengguncang Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (
Rumah rusak usai gempa guncang Bogor (Foto: Antara Foto/ARIF FIRMANSYAH)
Bogor -

Sebanyak 11 kampung di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terdampak gempa magnitudo (M) 4,1 yang terjadi kemarin sore. Gempa mengakibatkan 17 rumah rusak dan 52 orang mengungsi.

"Gempa bumi yang terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 17.45 WIB mengakibatkan beberapa unit rumah warga mengalami kerusakan yang bervariasi, dan tersebar di beberapa titik lokasi perkampungan di wilayah tersebut," kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Andi Sumardi, Jumat (16/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi mengatakan 11 kampung terdampak gempa berada di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, dan Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 6 orang di Kampung Muaradua, Desa Cibunian, mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan.

"Berdasarkan hasil kaji cepat, di Kecamatan Pamijahan wilayah terdampak di antaranya di Kampung Muaradua: 3 rumah rusak sedang dan ringan, 12 jiwa terdampak. Kerusakan rumah dominan pada bagian tembok dinding yang mengalami retak hingga hancur, plafon, serta bagian atap," kata Andi.

ADVERTISEMENT

"Enam jiwa mengungsi," lanjutnya.

"Masih terdapat 5 kampung yang belum terdata atau di-assessment kaji cepat dikarenakan terkendala kondisi yang sudah larut malam, antara lain Kampung Banarajaya 1 dan 2, Kampung Cikupa, serta Kampung Cisalak 1 dan 2," imbuhnya.

Sedangkan di Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, sebanyak 14 rumah di 5 kampung mengalami kerusakan imbas gempa. Sebanyak 46 orang mengungsi karena rumahnya tidak bisa dihuni dan sebagian karena trauma.

"Total mengungsi 14 KK (kepala keluarga) atau 46 jiwa. Tidak semua warga yang mengungsi karena rumahnya terdampak gempa. Ada beberapa warga mengungsi karena trauma, dikarenakan masih ada gempa susulan," kata Andi.

"Untuk saat ini beberapa warga sudah mengungsi di tenda sementara dan rumah saudara di alamat yang sama," imbuhnya.

Simak juga Video 'Paniknya Warga Panama Diguncang Gempa M 7,6, Ada Peringatan Tsunami':

Halaman 2 dari 2
(sol/isa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini