"Korban ditusuk satu kali dengan pisau lipat di dada kiri," kata AKP Hendri Umar kepada wartawan, Rabu (11/10/2013).
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu menjelaskan, korban adalah Rudi (21), warga Gadukan Timur. Sementara korban adalah AL (15), warga Kalimas.
Peristiwa Selasa (10/9/2013) malam itu berawal saat Rudi dan keempat temannya sedang ngopi di warung kopi di Jalan Lumba-Lumba. Tiba-tiba datang AL bersama kakaknya, Nasir (30).
AL datang karena sakit hati. Setelah putus dan pacarnya direbut Rudi, mereka memang kerap saling ejek lewat SMS. Setelah berhadap-hadapan, mereka langsung berkelahi. AL dan kakaknya baku hantam dengan Rudi dibantu 4 temannya.
"Dalam perkelahian itu, tersangka menusuk korban," lanjut Hendri.
Mengetahui Rudi terkapar, AL langsung kabur. Namun Nasir yang terlambat kabur babak belur dihajar teman-teman Rudi. Rudi dan Nasir kemudian dilarikan ke rumah sakit PHC.
Lucunya, setelah peristiwa itu usai, AL langsung ke rumah sakit tempat kakaknya dirawat. Pelajar kelas 3 SMP itu bermaksud menjenguk kakaknya. Padahal Rudi juga dirawat di rumah sakit tersebut.
Tentu saja keberadaan AL di rumah sakit diketahui teman-teman Rudi yang segera melaporkannya ke polisi. Petugas pun segera menangkap AL. "Kondisi korban kritis dan dirujuk ke RSU dr Soetomo," tandas Hendri.
(iwd/fat)











































