Sedangkan di lokasi berbeda, sebuah lahan yang ditumbuhi alang-alang juga terbakar. Dari kedua kejadian yang terjadi hampir bersamaan ini tidak ada korban luka.
Kebakaran di kawasan Peneleh itu sempat membuat panik warga sekitar. Sebab posisi rumah yang terbakar merupakan kawasan padat pemukiman, Rabu (4/9/2013) malam.
"Awalnya muncul kepulan asap di gudang pengelasan yang tiba-tiba membesar dan tidak merembet ke rumah yang tepat berada di sampingnya," kata Udin salah satu warga.
Api yang cukup besar, lanjut Udin, dengan cepat merembet ke satu dua rumah yang bertetangga dengan gudang las.
Petugas pemadam kebakarn yang datang ke lokasi dengan menurunkan 10 unit mobil pemadam mengalami kesulitan. Kondisi akses menuju lokasi kejadian yang sempit sehingga membuat petugas kesulitan untuk menjangkau.
Namun setelah berjibaku kurang lebih 1 jam, api berhasil dipadamkan. "Api pokok berhasil kita kuasai sekitar pukul 19.30 Wib yang dilanjutkan dengan pembasahan," kata Arie Bekti kepada detikcom dilokasi.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Dinas Kebakaran Surabaya ini menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian.
Berselang 30 menit pasca kebakaran di kawasan Peneleh, si jago merah melalap sebuah lahan kosong yang ditumbuhi alang-alang di Jalan Menur 55.
"Kalau di menur kita terjunkan 3 unit dan tidak sampai merembet serta api bisa dipadamkan 15 menit kemudian," pungkas Arie.
(ze/gik)










































