Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Taufik Juniharto, warga Desa Kedungharjo Kecamatan Widang, Tuban, mengalami luka bakar serius. Lengan kiri siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) itu terbakar gara-gara salah menyiramkan tinner ke dalam penggorengan.
"Terbakar saat menggoreng telur. Gara-gara tinner dikira minyak goreng," ujar Sriyati (63), nenek korban saat ditemui di Poskesdes setempat, Rabu (4/8/2013).
Sriyati menjelaskan, Taufik sehari-hari tinggal bersama dirinya karena kedua orang tuanya bekerja di Surabaya. Kebiasaan mandiri membuat anak pertama pasangan Siswono dan Jumarti ini kerap memasak sendiri untuk keperluan makan.
Namun naas cairan tinner yang disimpan di dalam dapur dikira minyak goreng lalu dituang ke penggorengan. Tiner tersulut api kompor gas dan langsung menyemburkan api. Lengan kecil Taufik pun terbakar.
"Setelah ini mau dibawa ke Surabaya saja, berobat disana biar sekalian dirawat orang tuanya kan kerja disana," terang Sriyati dengan mata berkaca-kaca.
Beruntung Sriyati mendengar teriakan korban sehingga langsung menolongnya dan membawanya ke Poskesdes setempat.
"Untung langsung dibawa kesini. Tapi seperti ini harusnya dibawa ke rumah sakit karena biasanya rawat inap," jelas Elip Pitalux, Bidan Desa Kedungharjo, saat mengobati korban.
(iwd/iwd)











































