Rapat Penentuan DPT Perubahan Diwarnai Aksi Walk Out Tim Jempol

Pilgub Jatim

Rapat Penentuan DPT Perubahan Diwarnai Aksi Walk Out Tim Jempol

Zaenal Effendi - detikNews
Kamis, 22 Agu 2013 16:48 WIB
Rapat Penentuan DPT Perubahan Diwarnai Aksi Walk Out Tim Jempol
Surabaya - Rapat pleno terbuka penentuan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Perubahan diwarnai aksi walk out (WO) tim kampanye pasangan calon gubernur Bambang-Said (Jempol). Aksi WO ini buntut dari pesan broadcast yang dilakukan Ketua KPU Jatim karena dianggap tak lagi netral.

Koordinator Tim Monitoring dan evaluasi tim kampanye Bambang-Said, Didik Prasetiyono mengatakan, pihaknya terpaksa keluar dari rapat pleno terbuka dan meminta penjelasan tertulis dari Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad terkait aksi pesan broadcast yang mendukung salah satu calon.

"Saya walk out dari ruangan ini sampai ada penjelasan tertulis dari KPU Jatim untuk klarifikasi berita yang sudah menjadi headline media dimana-dimana," kata Didik di sela-sela rapat pleno di Hotel Singgasana, Kamis (22/8/2013).

Usai keluar ruang rapat pleno, Didik kembali menjelaskan, seharusnya sebagai penyelenggara pemilu ketua KPU Jatim harus bersikap netral. Meski sudah ada ralat, Didik, tetap menganggap sikap Ketua KPU Jatim tidak netral.

"Tetap kita anggap dengan sengaja memposoisiklan imparsial atau berpihak bahwa ini adalah tindakan tidak terpuji. Sikap seperti ini akan membahayakan pilgub tapi juga membahayakan pileg," imbuhnya.

Didik menambahkan, ketua KPU Jatim sebagai pengambil kebijakan sudah harus netral dan tidak boleh berpihak. "Ketua kan harus mengambil kebijakan, kalo ketuanya sudah imparsial kan sudah tidak lagi adil sebagai penyelenggara pemilu," ungkap Didik.

Atas sikap ketua KPU Jatim tambah Didik, pihaknya akan melaporkannya ke DKPP dan KPU RI. Dia berharap ketua KPU Jatim mendapatkan sanksi tegas.

"Kami melaporkan ke DKPP dan KPU pusat harusnya bertindak, meski surat secara tertulis belum kita sampaikan, tapi pasti akan kita sampaikan," ujarnya.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini