Balita Aira (3) mengalami luka bakar serius, 90 persen tubuhnya hangus terbakar. Sedangkan Balita Aulia (1,9) terbakar di bagian tangan dan kakinya. Sementara Sutrisno, juga mengalami luka bakar di tangan dan pinggulnya karena berusaha menyelamatkan kedua anaknya.
Ketiga korban awalnya dirawat di IGD RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. Namun karena lukanya sangat parah, Aira harus dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang.
Astuti, nenek kedua balita itu menuturkan, musibah yang dialami anak dan cucunya datang begitu cepat. Pick up yang diparkir di gudang kayu tiba-tiba terbakar dan menyambar kedua balita yang bermain di sekitarnya.
"Anak-anak sedang bermain saat terbakar," kata Astuti di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun, penyebab pick up terbakar akibat tersambar api dari pembakaran limbah kayu milik seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Entah dari mana asal mulanya, tiba-tiba saja muncul percikan api dari sisa pembakaran limbah kayu dan menyambar mobil.
"Saat kejadian bapaknya sedang mengemasi kayu," ujar salah seorang warga.
Aparat kepolisian belum mengetahui pasti penyebab kebakaran dan masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
(fat/fat)











































