Informasi yang dihimpun detikcom, para korban perampasan motor yang dirawat di rumah sakit itu adalah Nofi Nugroho (23) warga Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan, Elik Mudianah (40) dan anaknya Sulfi Nova (11), warga Balongcangkring, Kelurahan Mentikan.
Selan itu, perampasan juga menimpa Siti Komariyah (36) warga Talun Nongo, Kecamatan Kemlagi. Korban terluka parah setelah dipukuli kawanan perampok di jalan antar kecamatan. Korban baru ditemukan warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, Rabu (17/7/2013) pagi tadi.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiji Suwartini saat dikonfirmasi detikcom, mengaku tengah memburu para pelaku. Pihaknya juga mengimbau bagi siapa saja, harus ekstra waspada saat berkendara tengah malam di Mojokerto.
"Kita minta semua masyarakat harus waspada. Sebab pelaku juga tak segan melukai para korban," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiji Suwartini saat dihubungi detikcom.
Wiji sendiri tak memungkiri jika kasus kejahatan menjeleng lebaran meningkat di wilayah hukumnya. Untuk itu, dia akan melakukan operasi tertutup di perbatasan Jombang, Lamongan, Gresik dan Sidoarjo setiap malam.
"Operasi bersifat tertutup dan apapun kita lakukan tiap malam," ujarnya.
(bdh/bdh)











































