Informasi yang dihimpun, aksi pembacokan dilakukan, Selasa (16/7/2013) dini hari, saat kedua korban sedang terlelap tidur di ruang tamu rumahnya. Pelaku diduga berjumlah 2 orang langsung membacok mereka dengan sadis.
Mursidi tewas di lokasi karena terluka parah di kepala dan dada akibat serangan celurit. Usai menghabisi Mursidi, pelaku mengejar istri dan membacoknya.
Beruntung, ia bisa selamat dari pembunuhan tersebut. Fitriani menderita luka di wajah dan tangannya. Ia bahkan harus dirujuk ke RSU dr Soetomo setelah dirawat di RSUD Bangil. Belum diketahui motif pembacokan pasutri ini. Polisi masih meminta keterangan dari sejumlah saksi. Kuat dugaan motifnya dendam.
"Dugaan sementara, motif pembunuhan karena dendam," kata Kapolres Pasuruan AKBP Ricky Purnama.
Aksi pembacokan itu membuat warga geger. Hingga kini, peristiwa pembunuhan ini masih dalam penyelidikan. "Kasus ini masih terus kita selidiki mas," tandas Ricky Purnama.
(fat/fat)










































