"Operasi yang digelar sore hari, menghentikan sekaligus memeriksa sebanyak 47 kendaraan, masing masing 7 unit untuk roda 4, 4 unit mobil jenis sedang dan 36 truk dan mobil box," ungkap Kompol Nurmala kepada detikcom, Jumat (28/6/2013).
Operasi tersebut dilakukan oleh petugas gabungan dari satuan lalu lintas, sabhara dan jajaran polsek yang ada di jalur selatan. Selain untuk menekan angka kriminalitas, operasi dilakukan sore hari untuk membatasi ruang gerak pelaku pencurian 250 dinamit milik perusahaan tambang yang dikabarkan hilang dicuri.
"Selain untuk menekan angka kriminalitas, operasi ini digelar untuk mengantisipasi masuknya peredaran senjata api, bahan peledak termasuk dinamit yang hilang itu," tambahnya.
Jalur selatan menjadi fokus utama, karena di jalur yang melintasi Lumajang-Jember-Banyuwangi selalu dijadikan jalur alternatif untuk menuju Pulau Bali.
Operasi serupa rencananya juga akan dilakukan malam hari di 31 polsek yang ada di Jember, untuk menekan ruang gerak pelaku pencurian dinamit yang dikhawatirkan jatuh ke tangan jaringan teroris.
(bdh/bdh)










































