Kondisi antrean ini terlihat di beberapa SPBU di seputaran Kota Bojonegoro. Antara lain SPBU Sawunggaling, SPBU Veteran, SPBU Jetak. Sedangkan kelangkaan sering terjadi SPBU di luar kota. Antara lain Kalitidu, Clangap, Padangan. Serta beberapa SPBU di Kecamatan Boureno, Balen serta Sumberejo.
Salah satun antrean warga membeli premium terjadi di SPBU Veteran Desa Sukorejo. Para pengecer ini memilih antre meski harus menunggu lama dengan jerigen berjajar-jajar.
"Sudah antre dari tadi mas, sekitar 30 menit. Nggak masalah yang penting dapat bensin," kata Warsito, pengecer bensin saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, Minggu (2/6/2013).
Sementara menurut petugas SPBU di Jalan Veteran, Agus (35) mengaku antrean BBM ini terjadi karena pengurangan jatah dari depo Pertamina.
"Karena ada pengurangan, jadi ya akhirnya antre seperti ini," tambah Agus.
SPBU di beberapa wilayah Bojonegoro, setiap hari mendapat jatah dari depo 24 ton. Tapi nyaris dalam sepekan ini pengurangan terjadi hingga hanya mendapat stok 8 ton. Meski stok mengalami penurunan, namun beberapa SPBU terlihat masih melayani pembelian menggunakan jerigen.
Rencana kenaikan harga BBM beberapa hari ke depan rupanya memicu antrean dan kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di Bojonegoro.
(fat/fat)











































