Seorang Mahasiswa Babak Belur Gara-gara Njambret

Seorang Mahasiswa Babak Belur Gara-gara Njambret

Bruriy Susanto - detikNews
Selasa, 21 Mei 2013 16:39 WIB
Sidoarjo - Seorang mahasiswa dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) kawasan Surabaya Timur dihajar massa di komplek Perumahan Delta Sari Indah, Waru, Sidoarjo.

Pemuda berusia 23 tahun bernama Fredy Bagus Ardianto, warga Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo, dihajar lantaran menjambret tas milik Lidia Ekowati (42), warga Perumahan Delta Sari Indah. Namun, aksi kejahatan itu digagalkan warga.

Warga langsung menyerahkan ke kantor polisi beserta kendaraan Revo bernopol W 3492 SG yang digunakan melakukan aksi. Saat diinterogasi, pelaku mengaku melakukan aksi kejahatan hanya untuk kebutuhan hidup saja.

Kapolsek Waru Kompol Hendriyana mengaku pelaku saat diinterogasi melakukan kejahatan sudah lebih 5 kali. Namun saat dikeler di rumahnya, polisi menemukan beberapa barang bukti.

"Aksi kejahatan jambret tas dilakukan tersangka ini sudah sekitar 11 kali. Hal itu berdasarkan dari barang bukti yang ditemukan oleh petugas di dalam rumahnya," kata kapolsek kepada detikcom, Selasa (21/05/2013).

Mantan Kapolsek Tandes tersebut menambahkan, yang paling dominan melakukan kejahatan jambret adalah di komplek perumahan. Rata-rata para korbannya seorang wanita yang baru berangkat kerja.

"Selain Lidia Ekowati, yang pertama jadi korban, Adiek Nuraida Rabu kemarin di komplek Perumahan Delta Sari Indah. Untuk yang lainnya di wilayah Kecamatan Sedati dan Gedangan. Korbannya adalah seorang perempuan yang baru berangkat kerja," tambah perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Pakal.

Sementara pelaku nekat menjambret untuk tambahan biaya kuliah. Sebab uang SPP yang diberikan orangtuanya sudah dihabiskan.

"Saya melakukannya untuk bayar biaya kuliah. Karena, uang SPP kuliah dari orangtua sudah saya habiskan," kata mahasiswa jurusan manajemen semester 6.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini