Berdasarkan informasi, ketiga kendaraan tersebut melaju dari arah Rembang, Jawa Tengah, hendak menuju Kota Surabaya. Untuk menghindari petugas, mereka tidak melalui Jalur Pantura Tuban, melainkan memilih jalur alternatif melintasi wilayah Jatirogo-Bojonegoro-Surabaya.
Namun pergerakan mereka diketahui petugas kepolisian yang langsung melakukan penghadangan di Kecamatan Jatirogo. Dua dari 3 minibus bermuatan imigran Afganistan berhasil dihentikan dan diperiksa.
"Imigran asal Afganistan. Mereka memiliki surat perjalanan, jadi kita kawal untuk pengecekan ke Dinas Imigrasi di Surabaya," ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat saat dihubungi detikcom melalui sambungan seluler.
Dengan pengawalan ketat polisi, para imigran gelap langsung meluncur ke Surabaya tanpa menjalani pemeriksaan di Mapolres Tuban. Diketahui 2 minibus bernopol K 1003 JA warna biru dan K 1021 EF warna hijau.
Sementara itu, berdasarkan informasi, 1 minibus berisi imigran Afganistan yang sempat lolos dalam penghadangan di Tuban akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Bojonegoro.
(/)










































