Gawat! Jabatan Bupati Pamekasan Kosong

Gawat! Jabatan Bupati Pamekasan Kosong

Ardi Yanuar - detikNews
Minggu, 21 Apr 2013 09:55 WIB
Gawat! Jabatan Bupati Pamekasan Kosong
Pamekasan - Bisa jadi Pamekasan sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yang hari ini, Minggu (21/4/2013) mengalami kekosongan kekuasaan lantaran tidak memiliki bupati dan wakil bupati definitif.

Celakanya lagi, tak ada seorangpun pejabat yang ditunjuk sebagai pejabat sementara (Pjs) ataupun pejabat Pelaksana Tugas (Plt).

"Semoga saja tidak ada aksi kudeta di Pamekasan. Masalahnya hari Minggu ini tidak ada seorangpun yang menjadi bupati. Jangan bupati definitf, la wong pejabat sementara ataupun pejabat pelaksana tugas juga tidak disosialisasikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pamekasan. Semoga tak ada kudeta," harap Buhari Muslim, warga Kelurahan Barurambat Kota (Barkot) yang sedang menikmati Car Free Day di Taman Arek Lancor.

Buhari yang berprofesi sebagai guru itu, menyesalkan ditundanya pelantikan bupati dan wakil bupati Pamekasan.

"Penundaan pelantikan merupakan pelanggaran tahapan pilkada Pamekasan. Sebab, dalam tahapan pilkada yang disusun oleh KPU Pamekasan menegaskan pelatikan bupati-wabup terpilih dilaksanakan pada 21 April 2013," tegasnya.

Perihal kekosongan kekuasaan di Pemerintahan Kabupaten Pamekasan itu diawali aksi boyongan mantan Bupati Khalilurrahman yang mengakhiri kekuasaannya, Sabtu (20/4) kemarin.

Tepat pukul 10.00 WIB, Kholilurrahman yang dikalahkan oleh Ahmad Syafi'i dalam Pilkada Pamekasan Januari lalu, meninggalkan Pendopo Bupati Ronggosukowati di Jalan Pamong Praja No 1 Pamekasan.

Sepeninggal Khalilurrahman yang kembali ke rumahnya di komplek Pesantren Paneman, Kecamatan Tlanakan, praktis Pendopo Bupati Pamekasan dibiarkan kosong tanpa pejabat bupati definitif.

Sementara Pelaksana Tugas Sekretaris Kabupaten Pamekasan, Herman Kusnadi menampik jika terjadi kekosongan kekuasaan di Pemerintahan Kabupaten Pamekasan.

"Meski saya menjadi pejabat pelaksana tugas sekda, tapi saya juga ditunjuk menjadi pelaksana sementara bupati," jelasnya.

Secara berkelakar, Herman menyatakan, dengan ditunjuknya dirinya sebagai pelaksana sementara bupati, itu artinya Herman memegang rekor pejabat bupati tersingkat dalam sejarah politik.

"Saya ini ditunjuk menjadi pelaksana Bupati Pamekasan hanya sehari. Artinya, saya bupati tersingkat di dunia ha..ha.. ha..Sudahlah mas. Besok datang saja ke pelantikan bupati defitnif di pendopo," kata Herman sembari tergelak tawa.

Herman menyatakan tertundanya pelantikan bupati-wabup yang sedianya hari Minggu, 21 April lantaran Gubernur Soekawo ada kesibukan yang lain.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini