Dalam perjalanan pulang, H Misnadar (60) dipaksa turun dari becak yang ditumpangi lalu dinaikkan paksa kawanan perampok ke mobil sejenis Avanza/Xenia.
Di dalam mobil itulah, uang hasil dagangan senilai Rp 35 juta dijarah. Seorang pelaku yang mengenakan cadar mengambil paksa uang tersebut dengan cara merobek saku celana korban dengan pisau. Korban warga Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih,berusaha mempertahankan namun malah terluka di bagian paha akibat terkena pisau pelaku.
"Uangnya Rp 35 juta, itu hasil jual sapi 2 ekor dan sebagian lagi uang dagangan. Perampoknya 3 orang, yang satu pakai topong," kata H Misnadar usai kejadian, Kamis (28/2/2013).
Keterangan yang dihimpun detikSurabaya.com menyebutkan, aksi perampokan siang bolong itu terjadi saat H Misnadar pulang dari pasar hewan. Korban meninggalkan pasar dengan menumpang becak untuk pulang.
Di tengah perjalanan mendadak muncul sebuah mobil Avanza/Xenia warna hitam tiba-tiba menghadang laju becak yang ditumpangi korban. Sejurus kemudian sopir mobil turun dan menyodorkan uang Rp 14 ribu kepada abang becak. Sopir mobil Avanza/Xenia itu menyuruh si abang becak kembali ke pasar mengambil kambing yang baru dibelinya.
Saat si becak kembali ke pasar itulah, sang sopir mendorong korban untuk memaksanya naik ke atas mobil. Ketika korban sudah di atas mobil, pelaku tancap gas ke arah barat. Korban duduk di jok tengah dengan diapit dua orang perampok.
Di tengah perjalanan kawanan kedua pelaku di samping korban merampas uang Rp 35 juta yang disimpan H Misnadar di saku celananya. Salah satu pelaku bahkan sampai merobek saku celana korban dengan pisau. Berhasil menjarah, pelaku menurunkan paksa H Misnadar di Jalan Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar.
Kasubbag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi mengatakan, aksi kawanan perampok tergolong berani karena dilakukan di siang bolong. Untuk mengungkap aksi perampoka, sambung Wahyudi, pihaknya sudah mengerahkan anggota Reserse Mobile Polres Situbondo untuk melakukan pengejaran.
"Anggota di lapangan masih bekerja ekstra dengan melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan itu. Kami juga melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi. Mudah-mudahan saja bisa segera terungkap," tegas AKP Wahyudi.
(fat/fat)











































