Dispendukcapil Banyuwangi Digerebek, LSM Tuntut Pemkab Usut Pegawainya

Dispendukcapil Banyuwangi Digerebek, LSM Tuntut Pemkab Usut Pegawainya

Irul Hamdani - detikNews
Selasa, 19 Feb 2013 15:32 WIB
Banyuwangi - Peristiwa penggrebekan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi, memantik reaksi keras dari KMB (Kaukus Muda Banyuwangi). LSM lokal itu mendesak pemkab setempat mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Ketua KMB Fajar Isnaini, saat mengkonfirmasi ke detiksurabaya.com menyatakan, Pemkab Banyuwangi seharusnya bertindak cepat untuk mengusut kejadian itu. Hal itu perlu dilakukan untuk mencari tahu kebenaran dugaan oknum PNS yang diduga mengkonsumsi narkoba di tempat dinasnya.

"Terlepas oknum itu makai narkoba atau tidak, namun yang menjadi pertanyaan kenapa sampai polisi menggrebek Dispendukcapil? Tentu polisi sudah melakukan upaya penyelidikan sebelum melangkah ke tindakan selanjutnya," kata Fajar kepada detiksurabaya.com, Selasa (19/2/2013).

Bila nanti, lanjut dia, dari hasil penyelidikan internal ditemukan unsur pelanggaran ke arah kriminal. Pemkab harus berani bertindak tegas dengan memecat secara tidak hormat oknum tersebut.

"Ketika ada oknun PNS seperti itu dan apalagi pesta narkoba di kantor maka tidak bisa tidak oknum tersebut harus diberhentikan," tegas pria murah senyum ini.

Fajar juga berpesan kepada kepolisian agar tidak ragu untuk menindak siapapun yang terbukti melanggar hukum. Sehingga hukum bisa ditegakan seadil-adilnya.

Diberitakan sebelumnya, kantor Dispendukcapil Banyuwangi dikabarkan digerebek polisi. Penggrebekan dilakukan setelah polisi menerima kabar dugaan pesta narkoba di kantor milik pemerintah tersebut.

Informasi menyebutkan, penggrebekan dilakukan, Senin (18/2/2013) sore. Polisi menggrebek ruangan pelayanan KTP dan Kartu Keluarga (KK) Disependukcapil. Polisi bahkan sempat mengamankan satu PNS Dispendukcapil berinisial HY.

Kabar itu terungkap saat Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dispendukcapil pukul 08.20 WIB pagi tadi. Saat tiu banyak PNS Dispendukcapil telat masuk kantor. Salah satunya PNS berinisial HY tersebut.

"Yang bersangkutan izin ke polres untuk wajib lapor," ungkap seorang PNS lainnya kepada wartawan.

Wakapolres Banyuwangi, Kompol Agus Widodo membenarkan peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, penggrebekan itu dilakukan Satuan Reskrim Narkoba sore kemarin. Kompol Agus juga membenarkan pihaknya sempat mengamankan satu orang berstatus PNS.

"Benar ada giat itu tapi tidak terbukti sehingga tidak disidik," kata Kompol Agus saat dikonfirmasi detiksurabaya.com via BBM.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini