Banjir ini merendam sejumlah kawasan di Jombang. Terparah adalah di Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang Kota. Di kampung ini, air telah masuk ke pemukiman warga setinggi lutut.
Banjir ini disebabkan meluapnya sungai-sungai kecil yang tak mampu menampung debit air yang terus bertambah. Akibatnya, air meluap dengan cepat dan meluber ke pemukiman warga.
"Kami dari tadi sudah bersiap mengungsi jika air semakin tinggi. Sekarang saja air sudah masuk ke rumah," kata Mukhtar Bagus, warga setempat saat dihubungi detiksurabaya.com.
Selain di Desa Pulo Lor, banjir juga merendam perumahan warga di pemukiman padat penduduk seperti Desa Mojongapit dan Kwijen. Dengan cepat, air masuk ke rumah-rumah warga tanpa permisi.
Selain di dua desa itu, jalanan di Kota Santri ini juga terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Beberapa warga yang panik, dikabarkan telah mengemasi barang berharganya.
"Belum tahu ini kapan surutnya. Tapi kami masih khawatir air akan semakin tinggi. Kami sendiri selalu bersiap mengungsi," ujar Agung Wibowo saat dikonfirmasi terpisah.
(iwd/iwd)











































