Humas PT Kereta Api Daops 9 Gatot Sutiyatmoko mengatakan, kerusakan jembatan terjadi akibat air sungai yang menggerus pondasi. Sehingga jembatan menjadi keropos di bagian bawah rel.
"Bagian yang keropos sepanjang 6 meter," kata Gatot ditemui detiksurabaya.com dilokasi, Kamis (3/1/2013).
Agar rel bisa dilewati kereta lagi, bagian yang keropos perlu secepatnya diperbaiki. Perbaikan sendiri sudah dilakukan sejak kemarin malam. Ditargetkan siang hari ini jembatan bisa dilewati kereta dengan kecepatan yang sangat pelan.
"Siang ini akan diujicoba dengan lokomotif, kereta yang melintas kecepatannya 5 km/jam," tambahnya.
Selain memperbaiki kondisi rel yang keropos, pihak Daops 9 juga memperbaiki kondisi jembatan yang ambrol. Bila kondisi memungkinkan maka jembatan akan selesai diperbaiki seminggu kedepan.
"Tapi kalau hujan terus turun, bisa sampai sebulan rampungnya," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, jembatan penahan rel kereta api di Kelurahan Boyolangu, Banyuwangi, ambrol diterjang banjir, Rabu (2/1/2013) pukul 17.00 kemarin.
Akibatnya, jalur kereta api rute Stasiun Banyuwangi Baru - Surabaya lumpuh. Kereta Api Mutiara Timur malam tujuan Surabaya yang dijadwalkan berangkat Pk 21.45 Wib dari Stasiun Banyuwangi Baru (Ketapang) dibatalkan.
Gerusan banjir itu merontokkan jembatan, rel kereta api pun menggantung di atas sungai.
(iwd/iwd)











































