Pasutri Korban Tewas, Penggila Off Road

Pasutri Korban Tewas, Penggila Off Road

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 10 Des 2012 01:29 WIB
Malang - Siapa sangka hobi off road yang dimiliki Eko Gatot Riyadi (54), bersama istrinya Sri Tursilowati (50), dua dari empat korban tewas dan meninggalkan keluarganya selama-lamanya.

Gatot bersama istri tewas asal alan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Wirobohan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo beserta dua rekannya Dadang (50), dan Silvi (44), saat mengikuti uji ketangkasan dalam kegiatan Adventure East Java di Kali Barek, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Minggu (9/12) petang.

Pria yang sehari-harinya sebagai kontraktor ini diduga hilang kendali saat mengemudikan mobil double cabin Ford Ranger saat berada di pinggir Kali Barek.

"Hobinya memang off road, seperti suaminya," kata Dwi Jatmono kakak kandung korban, Sri Tursilowati kepada detiksurabaya.com di kamar jenazah RSSA Malang, Senin (10/12/2012) dinihari.

Sking gilanya terhadap olahraga otomotif off road, lanjut dwi, adiknya bersama suaminya seringkali mengikuti touring yang digelar di berbagai daerah. Terakhir mereka ikut touring ke Gunung Bromo.

Menurut Dwi, pasrah dengan tewasnya adiknya dan menganggapnya sebagai sebuah musibah atau takdir Tuhan, meskipun secara pengalaman adik iparnya (Gatot,red) sudah lama menyukai off road.

"Ini musibah, kami keluarga sudah menerima. Malam ini langsung dibawa ke rumah duka," tutur Dwi.

Dwi menambahkan, sehari sebelum keduanya berangkat mengikuti touring ini sempat berpesan untuk menjaga keempat anaknya. Permintaan kedua korban disanggupi Dwi tanpa ada firasat apapun serta mengira adik bersama iparnya meninggalkan keluarga besarnya.

"Saat berangkat, saya merasa tak ada firasat apaun dan menganggap hanya pesan biasa dengan menitipkan keempat anaknya agar dijaga," ucap Dwi.

Senada juga disampaikan Agus Rianto, adik kandung dari Gatot. Agus mengungkapkan jika kakaknya tak pernah ketinggalan mengikuti kegiatan off road bersama rekan satu klubnya Surabaya Off Road Club (SRC). "Mas (Gatot,red), sudah lama suka dengan off road," ujarnya seraya menahan sedih.

Seperti diberitakan, event Touring Adventure East Java yang didukung Dinas Pariwisata (Disparta) Pemprov Jatim memakan korban jiwa. Empat peserta kehilangan nyawa saat menaklukan rute di kawasan Kali Barek, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Minggu (9/12/2012) sore.

Empat korban tewas yakni Gatot (54) dan Sri (50) pasangan suami istri asal Probolinggo, Dadang (45) dan Silvia (44). Mobil yang mereka tumpangi terperosok dan masuk sungai. Keempatnya terjebak di dalam karena diduga pintu tak bisa dibuka.

Event tersebut dimulai dari Pantai Kondang Merak, Sabtu (8/12) kemarin dengan menyusuri Jalur Lintas Selatan (JLS) hingga finish yang dijadwalkan sampai di Pantai Sendangbiru pada hari ini.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata pantai di Malang Selatan. Kebetulan adventure merupakan event rutin yang diadakan setiap tahun oleh Surabaya Off Road Club (SOC), organisasi keempat korban menjadi anggotanya.

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Jatim Kepala membantah keras pihaknya sebagai penyelenggara kegiatan tersebut. "Itu yang punya gawe SOC, bukan kami. Disparta hanya dimintai tolong untuk memfasilitasi kegiatan tersebut, seperti dalam kegiatan tersebut izin ke dinas kehutanan lalu ada yang harus bayar supaya dapat diskon," jelasnya.

Polisi mengusut peristiwa tersebut. Dua orang panitia penyelenggara menjalani pemeriksaan di Polsek Gedangan, Malang.

Mereka diketahui sebagai penyelenggara. "Keduanya sedang kita mintai keterangan terkait penyelenggaraan kegiatan. Keduanya panitia," kata AKP ZD Patty kepada detiksurabaya.com.

(ze/ze)
Berita Terkait