Seorang Pendekar Jadi Korban Pembacokan

Seorang Pendekar Jadi Korban Pembacokan

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 27 Nov 2012 14:51 WIB
Lamongan - Lagi-lagi kekerasan mengatasnamakan perguruan silat terjadi di Lamongan. Seorang anggota perguruan silat di Lamongan, Mudhofar (25) warga Desa Lebak Adi Kecamatan Sugio terkapar dengan luka parah di bagian kepala dan lehernya setelah ditebas pedang.

Pelaku yakni 2 orang pengguna sepeda motor yang tidak dikenal. Saat itu korban dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Korban kini harus menjalani rawat inap di RSUD dr Soegiri Lamongan akibat luka yang cukup parah dan kepalanya terus merasakan pusing yang berkepanjangan.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, Mudhofar mengungkapkan, malam itu sekitar pukul 24.00 WIB dia baru saja pulang dari minum kopi di warung Dusun Kalikacang Desa Sidorejo Kecamatan Sugio, bersama 2 orang temannya. Korban saat itu berada di depan, sementara 2 temannya di belakangnya.

Sesampainya di Dusun Semampir Desa Supenuh Sugio, tiba–tiba meluncur dari arah belakang sepeda motor Yamaha Vixion warna merah yang tidak dikenali mencoba mendahului korban.

Saat mendahului tersebut, kata Mudhofar, tanpa ada perkataan apapun tiba–tiba pengguna sepeda motor Vixion itu menebaskan pedang tepat ke kepala Mudhofar.

"Saya tidak mengetahui persis bagaiman pelaku mengayunkan pedangnya hingga mengenahi kepala dan leher saya," katanya.

Akibat sabetan pedang, Mudhofar menderita luka parah di bagian kepala dan leher dengan panjang luka selebar 15 cm dan 10 cm dengan kedalamannya cukup lumayan. Usai melukai korban, pelaku kabur ke arah timur dan tidak lagi dikenali saksi maupun korban.

"Saya langsung menghentikan sepeda di tengah jalan dan diantar ke Puskesmas Sugio," ujarnya.

Karena lukanya parah, petugas medis puskesmas merujuknya ke RSUD Soegiri
Lamongan. Dua luka di kepala dan leher korban mendapat belasan jahitan. Karena kondisi fisiknya jelek, dan lukanya juga cukup dalam, kepalanya terus merasakan pusing, akhirnya korban harus menjalani rawat inap.

Sementara petugas Polres Lamongan hingga kini masih berusaha mengejar pelaku. Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Umar Dami mengatakan, pelaku belum teridentifikasi oleh petugas. Dugaan sementara, korban menjadi sasaran dendam oleh anggota perguruan silat lainnya yang ada di Lamongan.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan masih mengembangkan penyelidikan," pungkasnya seraya minta doa agar pelakunya bisa segera ditangkap.

(fat/fat)
Berita Terkait