"Kondisi mayat sudah hancur dan berbau," kata AKP Sardjono dihubungi detiksurabaya.com saat berada di RSUD Pacitan, Selasa (9/10/2012).
Kapolsekta Pacitan tersebut menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang hendak berangkat melaut. Saat ditemukan, posisinya telentang diantara hamparan pasir basah di pesisir. Setelah dilaporkan ke mapolsek, jenazah korban lantas dievakuasi dan dibawa ke RSUD setempat.
Setelah dilakukan pengecekan ciri-ciri fisik, pihak keluarga pun memastikan jika pria bercelana pendek itu adalah Agung. Hanya saja, lanjut AKP Sardjono, sesuai prosedur jenazah tetap menjalani visum et repertum sebelum diserahkan kepada keluarga. Hingga pukul 9.15 WIB jenazah masih berada di Kamar Mayat RSUD Pacitan.
"Setelah divisum jenazah akan langsung kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai agama yang dianut," tambahnya.
Seperti diberitakan, 2 orang nelayan mengalami kecelakaan saat menangkap lobster di Samudera Indonesia ruas Desa Plumbungan, Kebonagung, Jumat (5/10/2012). Ini setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dan pecah lantaran dihempas gelombang.
Seorang korban bernama Sudarto yang mengenakan pelampung berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Sementara Agung, korban lain langsung tenggelam karena tidak memakai pelampung dan tidak dapat berenang.
(bdh/bdh)











































