Kepala Dinas P&K Kota Mojokerto, Budwi Sunu mengatakan, pihaknya tak mengetahui adanya foto Miyabi di dalam LKS Bahasa Inggris kelas 3 itu. Untuk itu, pihaknya akan segera memanggil Sukisno, Kasek SMP Islam Brawijaya perihal LKS itu. Setelah itu, baru dikaji ulang apakah LKS perlu ditarik atau dibiarkan untuk tetap dipelajari siswa.
"Secepatnya Pak Sukisno kita panggil. Saya juga belum tahu foto di LKS itu kok," kata Budwi kepada wartawan di kantornya, Kamis (20/9/2012).
Selain memanggil Kasek SMP Islam Brawijaya, pihaknya juga akan memanggil pihak CV Sinar Mulia sebagai penerbit dan sekaligus tiga orang penyusunnya, Giyono, Sumantri dan Jalil. Pemanggilan ini untuk mengetahui kenapa harus foto Miyabi yang dipasang, bukan lainnya.
"Nah, setelah kita panggil semua, kita akan putuskan LKS Bahasa Inggris itu perlu ditarik atau dibiarkan saja," ujar Budwi.
Sementara itu, pihak CV Sinar Mulia saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, belum memberikan komentar. Beberapa kali dihubungi, pemilik penerbit ini berdalih masih luar kota.
"Bapak masih luar kota. Nanti pesannya saya sampaikan," kata seorang wanita yang mengaku sebagai marketing CV Sinar Mulia di ujung telepon.
(bdh/bdh)











































