Melihat dari Dekat Hiu Tutul di Perairan Lekok

Melihat dari Dekat Hiu Tutul di Perairan Lekok

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 30 Agu 2012 18:07 WIB
Melihat dari Dekat Hiu Tutul di Perairan Lekok
Pasuruan - Puluhan hiu tutul yang menyambangi Perairan Lekok, Pasuruan mencari makanan hingga hari ini masih terlihat bermunculan ke permukaan. Ikan raksasa yang biasa disebut hiu paus tampak berseliweran diantara ratusan perahu dan banjang (alat mencari ikan yang ditanam di laut) nelayan. Menakjubkan!

Bersama beberapa pengunjung dan wartawan dari beberapa media, detiksurabaya.com berkesempatan mengunjungi lagi lokasi hiu-hiu berada dengan penumpang perahu nelayan, Kamis (30/8/2012) sekitar pukul 09.00 Wib. Sungguh pemadangan langka. Puluhan hiu berukuran 4 – 7 meter bermunculan untuk mencari makanan berupa ikan-ikan kecil.

Awalnya hanya seekor hiu yang memperlihatkan dirinya ke permukaan. Hiu berukuran sekitar 7 meter itu tetap tenang meski didekati perahu. Bahkan hiu itu kian mendekati perahu dan menunjukkan caranya makan ikan-ikan kecil, yakni dengan cara membuka lebar mulutnya dan menjaring ratusan ikan dan dimasukkan ke dalam perut.

Saat badannya nyaris tertabrak perahu, ikan raksasa itu masuk ke dalam air melintasi bawah parahu. Seketika itu hati berdebar-debar khawatir hiu akan meronta dan menabrak perahu. Namun plong karena kekhawatiran itu tidak terjadi.

Belum hilang was-was dalam hati, dari arah belakang muncul 2 ekor mendekati perahu. Seekor diantaranya membuka mulutnya yang lebar sembari menjaring ratusan ikan kecil, seekor lainnya hanya memutar-mutar di sekitar perahu mengibaskan ekor dan siripnya. Meski agak khawatir, beberapa penumpang kapal dan beberapa wartawan saling berebut mengabadikan momen tersebut sebelum keduanya menghilang.

“Waw! Mantab,” seru salah seorang penumpang perahu menunjukkan kekaguman pada apa yang baru saja disaksikan.

Menjelang siang, hiu-hiu semakin banyak yang bermunculan. Seekor, dua ekor bahkan beberapa kali muncul bersamaan sebanyak 4 ekor. Kemunculan hiu-hiu ke permukaan selain untuk mencari makan, juga hanya sekedar melintas dan bermain.

Hiu-hiu tersebut sangat nyaman berada di perairan yang berjarak 2 – 3 Km dari bibir pantai meski puluhan perahu nelayan melintasi mereka. Demikian juga para nelayan tidak merasa terganggu dengan kehadiran puluhan hiu tutul.

"Kita malah senang. Mereka (hiu) kan jinak," kata Nasrudin, nelayan yang mengantarkan kami berkeliling.

Sungguh pengalaman sensasional berdekatan dengan puluhan ikan raksasa yang badannya bertotol-totol putih tersebut. Meski badan gosong karena matahari sangat terik, puas rasanya lebih dari satu jam bermain bersama puluhan hiu tutul.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini